<a href="https://www.canva.com/design/DAGuhF6uwMo/266ZbwG6CdD8rj42IpA6Dg/view?utm_content=DAGuhF6uwMo&utm_campaign=designshare&utm_medium=embeds&utm_source=link" target="_blank" rel="noopener">Biodata Kelas 8F</a> by Kelas 8F
<a href="https://www.canva.com/design/DAGt3FRMs8k/e_hSXxs6Yd_jj3b1FhhBOg/view?utm_content=DAGt3FRMs8k&utm_campaign=designshare&utm_medium=embeds&utm_source=link" target="_blank" rel="noopener">Biru Kuning Sel Hewan Poster Infografis</a> oleh Nagata Widodo
Sel hewan dan fungsinya terdiri dari beberapa organel, yaitu:
Membran sel adalah bagian terluar dari sel. Bagian ini merupakan lapisan yang melingkupi seluruh organel yang terkumpul di dalamnya. Bagian ini berfungsi untuk menghasilkan protein dan lemak. Sebagai bagian terluar dari sel, bagian ini berfungsi untuk melindungi organel yang ada di dalamnya, serta menanggapi rangsangan yang berasal dari luar sel.
Ini adalah bagian cairan sel yang di dalamnya berisi larutan berbagai organel. Konsentrasi air yang ada dalam tubuh mempengaruhi bentuk sitoplasma ini menjadi cair atau gel kental. Cairan atau gel inilah yang memiliki fungsi esensial pada proses berlangsungnya metabolisme dalam tubuh hewan.
Mitokondria adalah organel yang memiliki bentuk seperti cerutu yang berukuran besar. Di dalam mitokondria terdapat susunan membran yang berlekuk dan berlapis.
Mikrofilamen adalah organel yang terbentuk dari protein aktin dan miosin, sehingga berbentuk tipis dan halus. Mikrofilamen adalah bagian organel yang mengawasi dan mengatur pergerakan sel agar berjalan dengan sesuai dan baik.
Retikulum endoplasma berbentuk menyerupai benang. Organel ini terletak pada inti sel. Benang ini memiliki dua jenis, yaitu kasar dan halus. Retikulum endoplasma yang kasar melekat pada ribosom, sedangkan yang halus tidak melekat.
Ribosom adalah organel yang berupa kantong yang melekat pada membran. Bagian ini berisi enzim yang berfungsi sebagai sistem pencernaan intraseluler. Ribosom berfungsi untuk menghasilkan protein.
Lisosom adalah organel yang berbentuk kecil namun padat. Di dalam lisosom berisi protein dan RNA ribosom.
Peroksisom merupakan suatu organel berbentuk seperti kantong yang berukuran kecil. Kantong ini di dalamnya mengandung enzim katalase. Peroksisom ini terdapat pada bagian sel ginjal atau hati pada tubuh hewan. Organel ini berfungsi dalam penguraian zat yang ada dalam sel sehingga racun dan zat yang tidak dibutuhkan dapat dibuang.
Sentriol adalah bagian yang berbentuk seperti tabung yang memiliki pasangan yang disebut dengan sentrosom. Bagian ini berperan untuk membentuk silia dan flagela yang menghasilkan benang spindel.
Mikrotubulus adalah sebuah organel sel yang merupakan gabungan dari molekul-molekul protein yang berbentuk seperti silinder yang terdapat pada sitoplasma. Mikrotubulus ini berfungsi dalam pembentukan sel baru dan melindungi seluruh sel.
Aparatus golgi adalah organel yang berbentuk seperti kantong yang pipih
Nukleus adalah inti sel dari sel hewan. Bagian ini adalah bagian yang terpenting karena mengandung informasi genetik suatu hewan
Nukleolus adalah organel yang bertempat pada inti sel. Organel ini erfungsi untuk memproses protein.
Begini Struktur Lengkap Sel Tumbuhan dan Fungsinya
Fungsi sel tumbuhan :
Sebagai penyusun anggota tubuh pada tumbuhan
Sebagai sumber penggerak pada tubuh tumbuhan
Sebagai pembawa sifat genetik tumbuhan
Membantu proses perkembangan tumbuhan
Berkaitan langsung dengan proses reproduksi pada tumbuhan
Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya :
Nukleus
Inti sel atau nukleus merupakan salah satu struktur sel pada tumbuhan. Organel sel ini terletak di dalam sel eukariotik yang tak lain ada sel tumbuhan.
Adapun fungsi dari nukleus atau inti sel pada tumbuhan adalah membantu mengontrol berbagai macam aktivitas sel yang dibawa langsung oleh DNA berdasarkan informasi genetik yang diperoleh. Struktur nukleus (inti sel) pada tumbuhan tersusun atas membran nukleus, nukleoplasma, kromosom, serta nukleolus.
Sitoplasma
Sitoplasma merupakan cairan kental menyerupai gel yang terletak di dalam sel. Sitoplasma mengandung air sebesar 80 persen dan umumnya tidak memiliki warna atau bening. Di samping itu sitoplasma juga mengandung garam di dalamnya.
Adapun fungsi dari sitoplasma yakni sebagai penyalur serta melarutkan zat makanan yang dibutugkan organel sel guna melakukan aktivitas. Fungsi lain dari sitoplasma adalah sebagai suspensi partikel kecil serta organel sel. Sitoplasma dibagi menjadi tiga yakni sitosol, organel sel, serta inklusi sitoplasma.
Kloroplas
Kloroplas merupakan organel sel yang hanya dapat ditemukan di dalam sel tumbuhan. Kloroplas memiliki bentuk lonjong dengan ciri khas berwarna hijau. Dengan adanya kloroplas atau zat hijau daun dengan kandungan klorofil, tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis dengan bantuan air, sinar matahari, dan karbondioksida.
Membran plasma adalah membran biologis yang memisahkan bagian dalam sel dengan lingkungan luar. Membran plasma tersusun oleh fosfolipid (phospholipid) dan protein. Pada sel prokariotik tertentu, dapat ditemukan lebih dari dua membran plasma. Ruang dari satu membran ke membran yang lain dikenal dengan nama periplasma (periplasm).
Membran plasma merupakan bagian yang bertanggung jawab mengontrol zat organik dan ion untuk dapat keluar dan masuk sel. Dengan kata lain, membran plasma bertugas melindungi sel dengan cara menyaring dan mengatur lalu lintas ion dari dalam maupun dari luar tubuh sel.
Pada literatur lama, membran plasma pada beberapa jenis bakteri akan membentuk mesosom. Mesosom merupakan bagian membran plasma yang melekuk ke dalam, yang berfungsi sebagai respirasi seluler, membantu proses oksidasi, dan penghasilan energi. Tetapi, mesosom kemudian dikenali sebagai artefak (sesuatu yang diamati dalam penyelidikan ilmiah atau percobaan yang tidak terdapat secara alami, tetapi terjadi sebagai akibat dari prosedur dalam mempersiapkan atau menginvestigasi) pada akhir 1970-an. Mesosom kemudian tidak lagi dianggap sebagai bagian dari struktur normal sel prokariotik. [5]
2. Sitoplasma
Sitoplasma adalah bagian berbentuk cairan yang ada di dalam membran plasma. Bagian ini tersusun oleh air, protein, lipid, mineral, serta enzim-enzim. Di dalam sitoplasma terjadi metabolisme sel berupa penyusunan (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) zat-zat yang kemudian digunakan sebagai energi bagi sel tersebut. Pada sel prokariotik, sitoplasma merupakan bagian terbesar dari sel, serta merupakan bagian yang kosong (tidak terisi organel-organel) sel.
3. Ribosom
Ribosom adalah bagian yang sangat kecil yang berfungsi untuk sintesis protein. Ribosom juga berfungsi untuk menerjemahkan pesan yang dikirim dari DNA.
4. Materi Genetik
Materi genetik pada sel prokariotik terbagi menjadi dua unit besar, yaitu DNA (asam deoksiribonukleat) dan RNA (asam ribonukleat). DNA tersusun oleh gula deoksiribosa, fosfat, serta basa nitrogen. DNA merupakan bagian yang membawa informasi genetik (pewarisan sifat) dari suatu organisme. DNA pada sel prokariotik dapat ditemukan tersebar di sitoplasma namun umumnya terlihat berkumpul pada satu area yang dinamakan nucleoid.Beberapa dari DNA akan bertranskripsi menjadi RNA. RNA bertugas membawa kode genetik pesanan DNA yang kemudian dalam proses sintesis protein akan ditranskripsikan menjadi urutan asam amino. [3]
5. Dinding sel
Dinding sel adalah bagian terluar dari sel yang memiliki fungsi memberi bentuk pada suatu sel. Komponen struktur dinding sel pada prokariotik sebagian besar adalah peptidoglikan yang merupakan molekul kompleks. Peptidoglikan tersusun dari N-acetylglucosamine (NAG) dan N-acetylmuramic acid (NAM) yang dihubungkan oleh peptida pendek. [4] Ini adalah ciri khas yang membedakan dinding sel ini dengan organisme lain. Pada beberapa bagian di dinding sel, terdapat pori-pori kecil yang menghubungkan dunia luar dengan membran plasma. Pori-pori ini berfungsi sebagai jalan keluar masuknya ion dan molekul sebelum disaring oleh membran plasma.
6. Flagela
Flagela adalah tonjolan panjang seperti cambuk yang membantu dalam gerak selular, tetapi juga sering memiliki fungsi sebagai organel sensorik, yang sensitif terhadap bahan kimia dan suhu di luar sel.
Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Sel adalah dasar dari semua organisme hidup dan melakukan semua fungsi kehidupan yang penting, seperti metabolisme, pertumbuhan, dan reproduksi.